Wednesday, September 2, 2020

Nutrisi Tepat Susu Soya Sebagai Solusi Alergi Protein Susu Sapi Pada Si Kecil


[Dunia Anak] Sewaktu kecil anak pertama mengalami gejala alergi susu sapi. Semua jenis makanan berbahan susu sapi paling saya hindari. Padahal saya ingin lengkapi nutrisi anak dengan minum susu juga, setelah dia lepas ASI. Tidak mau dong tumbuh kembang anak terganggu karena alergi. Pilihan saya adalah memilih nutrisi tepat susu soya sebagai solusi alergi protein sapi pada si Kecil.

Memperhatikan tumbuh kembang Si Kecil, karena waktu tak bisa kembali

Dari kecil saya sudah punya alergi, terutama untuk kulit. Sejak usia 2 tahun kata Ibu, saya alergi susu sapi, kalau beli makanan yang mengandung susu, langsung diare dan kulit kemerahan. Saat masuk SD saya mulai alergi udara. Jadi setiap kali cuaca dingin dan berdebu, kulit akan kemerahan, kering dan yang paling parah, sampai bersisik dan berdarah. Jujur, kalau ini sudah kambuh membuat saya malu dan tidak percaya diri. Setiap kambuh saya pasti akan terus berobat, bahkan Ayah saya terus mencari obat alternatif supaya bisa sembuh.

Tapi ternyata tidak membuahkan hasil. Ayah tidak mau selama saya belajar terus terganggu karena alergi kulit yang sampai membuat saya tidak percaya diri. Semenjak itu ayah melakukan banyak pencegahan, salah satunya kalau udara mulai kemarau dan panas, pasti lebih banyak diam di rumah. Bahkan lotion khusus selalu Ayah sediakan biarpun harganya lumayan mahal pada saat itu. Alergi saya tidak kambuh lagi justru setelah menikah dan pindah ke Jakarta yang udaranya panas.


Semenjak memiliki anak, sudah pasti saya sendiri khawatir, bahwa anak berisiko alergi juga. Ketika anak pertama saya berusia 2 tahun dan sudah tidak ASI lagi, saya lengkapi nutrisi anak dengan memberikan susu. Tapi sayangnya setiap kali minum susu sapi, anak akan muntah, diare dan kulitnya selalu kemerahan. Setelah dicek ternyata memang memiliki alergi, dan dari situ mulai menghindarkan anak-anak dari susu maupun olahan makanan yang terbuat dari susu sapi. 

Untungnya saat usianya masuk 5 tahun, sudah tidak alergi lagi protein susu sapi lagi. Tapi, jujur saja setiap kali anak kambuh ada rasa sedih juga, karena ini menganggu tumbuh kembang anak. Saat kulitnya lagi memerah dan muntah-muntah, dia jadi ga semangat untuk belajar banyak hal, terlihat lemas mungkin karena efek muntah, dan sedihnya jadi ga bisa bermain bersama temannya. Alergi ini menghambat sekali.

Buat ibu dan ayah, penting sekali kenal tentang alergi, karena ini tidak bisa dianggap sepele. Alergi adalah reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh. Dan perlu diketahui juga, alergi protein susu sapi yang menjadi salah satu alergi makanan yang sering terjadi pada bayi maupun anak-anak. Bukan saja berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga berdampak besar pada konsentrasi Si Kecil saat belajar dan menjadi beban ekonomi. Karena, untuk cek anak dan beli obat, kerasa banget deh pengeluarannya. Dampak kesehatan yang sering terjadi seperti:
  • Gangguan kulit, seperti timbulnya bentol, ruam kulit dan eksim. Yang terjadi pada anak saya lebih ke ruam kulit, jadi ada bintik merah di badannya.
  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare dan BAB berdarah. Nah ini terjadi juga sama saya sendiri dan anak ketika alerginya kambuh.
  • Gangguan pernafasan, seperti bersin-bersin, asma, dan tenggorokan gatal. Kalau ini terjadi sama keponakan saya yang juga alergi susu sapi. Langsung kena asma.
Terus apa saja yang dilakukan ketika anak kena alergi?


Selama anak alergi susu sapi, maupun saat ini alergi udara, yang paling saya dan suami perhatikan adalah nutrisi harian anak. Penting memperhatikan tumbuh kembangnya dengan baik, karena waktu tak bisa kembali. Adapun tips yang saya lakukan untuk menjaga kesehatan anak yang memiliki alergi:
  1. Konsultasi ke dokter. Pertama kali yang saya lakukan, adalah mencari tahu masalah yang dialami anak. Setelah melakukan tes, saya lebih banyak konsultasi ke dokter, supaya lebih tahu tentang masalah alergi ini. Waktu itu juga sempat melakukan cek uji kulit dan tes eliminasi. Jadi tahu deh penyebab pasti alerginya. Sehingga bisa melakukan pencegahan dan alergi anak bisa diatasi dengan baik, tanpa menganggu tumbuh kembangnya. 
  2. Rutin baca artikel kesehatan. Dan ini beneran membantu banget buat para orangtua, apalagi waktu itu saya adalah orangtua baru. Membaca artikel kesehatan anak dengan alergi ini sangat membantu sekali. Nah buat yang pengen tahu tentang alergi, bisa langsung meluncur ke www.cekalergi.com atau bisa cek juga instagram @morinagaplatinum.
  3. Menghindarkan anak dari makanan yang berpotensi menyebabkan alergi. Karena anak saat kecil alergi susu sapi, jadi makanan yang mengandung susu paling saya hindari. Sedangkan saat anak mengalami alergi udara, biasanya saya akan memberikan lotion khusus supaya kulit anak tetap lembab.
  4. Memberikan makanan bernutrisi, seperti sayur dan buah, supaya anak tetap sehat dan tumbuh kembangnya selalu baik. Tak lupa ajak anak buat olahraga juga, biar fisiknya juga kuat.
  5. Lengkapi nutrisi tambahan untuk Si Kecil dengan memberikannya susu soya atau susu khusus alergi.

Solusi alergi protein susu sapi, dengan nutrisi tepat dari susu soya


Tentu saja kita sebagai orangtua selalu ingin memberikan yang terbaik kepada anak-anak untuk tumbuh kembangnya. Apalagi untuk anak yang memiliki atau berisiko alergi, asupan nutrisi yang tepat itu sangat penting, karena waktu tak bisa kembali. Mengingat alergi protein susu sapi sering terjadi pada bayi, bahkan 1 dari 12 anak berisiko alergi. Maka, ketika anak mengalami alergi protein susu sapi, penting menghindari segala bentuk produk susu. Tapi kita bisa memiliki nutrisi tambahan lainnya supaya seimbang dan sesuai tumbuh kembang bayi atau anak. Yang bisa dilakukan seperti:

  • Menghindari protein susu sapi.
  • Mengganti nutrisi dengan formula hidrolisat penuh, formula asam amino atau formula isolat protein kedelai (soya).
  • Ibu yang sedang memberikan ASI, dan bayinya alergi protein susu sapi, bisa menghindari makanan sehari-hari yang mengandung susu sapi.
  • Paling penting, ASI tetap menjadi pilihan terbaik untuk bayi yang memiliki alergi susu sapi.
Waktu itu saya belum tahu banyak tentang merek susu soya. Jadi saya memilih untuk membuat sendiri susunya dari kacang kedelai, itupun berbekal resep dari teman yang anaknya juga alergi. Supaya nutrisi anak tetap terpenuhi. Apalagi pemberian nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting. Bukan saja berdampak kesehatan di jangka pendek, tapi juga bisa menjadi investasi kesehatan anak di masa depan. Sampai akhirnya anak mulai konsumsi Susu Soya dari Morinaga persembahan Kalbe Nutritionals. Termasuk saya rekomendasikan juga kepada keponakan yang punya alergi protein susu sapi.

Konsumsi Morinaga Chil*School SOYA 


Ini kemasan yang baru dari Morinaga Chil*School SOYA dengan MoriCare+ Prodiges Σ (Zigma) yang dikonsumsi anak dengan rasa Vanila kesukaannya. Morinaga Chil*School SOYA ini bisa menjadi solusi tepat alergi protein susu sapi pada Si Kecil, karena diperkaya dengan Isolat Protein Kedelai tanpa Laktosa. Apalagi anak yang sudah sekolah biar tetap sehat, bisa mengkonsumsi nutrisi tambahan, seperti susu soya ini. Susu soya ini memang diperuntukkan untuk anak usia 3 sampai 12 tahun dengan kemasan 300 gram. 

Jadi, untuk anak usia 3 sampai 12 tahun yang memiliki alergi protein susu sapi, bisa konsumsi susu soya yang sudah diformulasikan dengan Isolat protein kedelai berkualitas. Inovasi unggulan terbaru dari Morinaga Research Center Japan berupa sinergi nutrisi antara faktor Kecerdasan Multitalenta, Pertahanan Tubuh Ganda, dan Tumbuh Kembang Optimal, yang dilengkapi dengan Prodiges Σ, kombinasi Probiotik Triple Bifidus, dan Prebiotik GOS untuk mendukung daya tahan tubuh dan mencegah alergi Si Kecil. 

Sumber www.cekalergi.com

Tentu saja kita ingin melihat anak menjadi generasi platinum yang multitalenta. Jangan sampai alergi menghambat tumbuh kembangnya, termasuk ketika Si Kecil belajar. Apalagi Morinaga Chil*School SOYA yang 100% Protein Soya dengan kualitas protein setara susu sapi, diperkaya L-Metionin, Karnitin, Asam Amino Esensial, serta Vitamin dan Mineral. Selain itu memiliki kandungan MoriCare+ Zigma Triple Bifidus yang mendukung:
  • Kecerdasan Multi Talenta: Didukung dengan nutrisi Kolin, asam lemak nesensial AAL & AL (Alfa -linolenat & linolelat), dan Zat Besi.
  • Pertahanan Tubuh Ganda: Kombinasi Probiotik 536 & 16 V (bakteri baik) dan Prebiotik GOS (makanan bakteri baik), bersinergi untuk kesehatan saluran cerna dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Tumbuh Kembang Optimal: Kombinasi Vitamin D dan Kalsium dalam susu pertumbuhan Morinaga membantu untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi.
Perlu diketahui juga, Morinaga Chil*School SOYA sudah berlabel halal MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan susu soya dengan formula pertumbuhan protein soya sudah diakui BPOM (BPOM RI MD 832010072281) dan dilengkapi juga dengan kandungan AA dan DHA. Untuk mendukung anak generasi platinum yang multitalenta, Morinaga mempersembahkan 6 Langkah Aktivasi Multitalenta, seperti tampak pada gambar di bawah ini. 

sumber www.cekalergi.com

Selain ada kecerdasan multitalenta, pertahanan tubuh ganda, dan tumbuh kembang optimal. Dengan adanya dukungan pola asuh yang tepat, gaya belajar dan kecerdasan emosi bisa mendukung tumbuh kembang anak untuk menjadikannya generasi platinum yang multitalenta. 

Reaksi alergi pada Si Kecil tentu sangat menghambat tumbuh kembang dan menganggu aktivitas hariannya. Kita sebagai orangtua harus tetap tenang, dan jangan lupa untuk rutin konsumtasi soal alergi. Dan berikan nutrisi tepat agar tumbuh kembang Si Kecil tidak terganggu. Sehingga bisa mencegah dan mengatasi alergi sedini mungkin. 


Buat Ayah dan Ibu, apabila anak alergi protein susu sapi jangan khawatir lagi, karena Si Kecil bisa mengkonsumsi Morinaga Soya, dimulai dari usia 1 tahun. Mari berikan nutrisi tepat susu soya sebagai solusi alergi protein susu sapi pada Si Kecil untuk menjadikan tumbuh kembangnya semakin berkualitas dan menjadi generasi platinum yang multitalenta. Chantika juga masih kok minum susu ini, buat pencegahan juga. Biarpun sekarang sudah tidak alergi susu sapi, tapi dia punya alergi udara juga. Saya selalu ingin penuhi nutrisi Chantika dengan Susu Soya dan tentunya makanan yang bergizi setiap harinya, supaya fokus belajar, berprestasi dan menjadi generasi platinum.

Untuk info lebih lanjut soal produk Moriga Chil*School SOYA bisa langsung cek di:
  • Instagram: @morinagaplatinum
  • Twitter: @morinagaid
  • Facebook: Morinaga Platinum





Sumber tentang Morinaga Soya dan tulisan tentang alergi
  • www.cekalergi.com
  • Tulisan di blog saya www.liswantipertiwi.com

Nutrisi Tepat Susu Soya Sebagai Solusi Alergi Protein Susu Sapi Pada Si Kecil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ahadi muslih

0 comments:

Post a Comment