Ramai Sepi Bersama
Bertemu kembali dengan ramadan adalah sebuah keberkahan dan kebahagiaan. Biarpun menjalani ramadan dengan berbeda, harus tetap semangat dan pentingnya menjaga silaturahmi. Entah itu silaturahmi dengan keluarga, teman dan rekan kerja.
Ramadan tahun ini, kita semua tidak bisa ngabuburit, buka bersama di luar, tidak bisa salat tarawih di mesjid, tidak ikut kajian dan tidak bisa mudik lebaran. Semua dijalankan di rumah aja, biarpun terasa begitu sepi. Tenang, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap bisa terhubung dengan keluarga tersayang, sehingga bisa silaturahmi setiap hari. Ramadan di tengah pademi Covid-19, bukan dirasakan saya sendiri, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Ada yang ga bisa mudik, sama saya juga. Tapi semua demi kebaikan, supaya memutuskan penyebaran Covid-19.
Ramadan tahun ini, kita semua tidak bisa ngabuburit, buka bersama di luar, tidak bisa salat tarawih di mesjid, tidak ikut kajian dan tidak bisa mudik lebaran. Semua dijalankan di rumah aja, biarpun terasa begitu sepi. Tenang, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap bisa terhubung dengan keluarga tersayang, sehingga bisa silaturahmi setiap hari. Ramadan di tengah pademi Covid-19, bukan dirasakan saya sendiri, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Ada yang ga bisa mudik, sama saya juga. Tapi semua demi kebaikan, supaya memutuskan penyebaran Covid-19.
Ramai sepi ini milik bersama
Kita sama-sama takkan kemana
Selama kau ada, aku tak apa
Apapun yang terjadi tidak apa
Melihat tawa, tangis dan isak
Mendengar kabar berbagai macamnya
Kali ini kita belajar banyak
Yang runtuh kita ulangi nantinya
Ramadan sendiri di rumah, dan pertama kalinya mendengarkan lagu "Ramai Sepi Bersama" di TVC yang diluncurkan IM3 Ooredoo, membuat saya sangat terharu sekali, ini tuh seakan mewakili perasaaan saya dan kita semua yang menjalankan ramadan dengan berbeda dan jauh dari keluarga. Dari video dan lagunya mengungkapkan perasaan yang sama dengan kondisi kita saat ini, jauh dari orang-orang yang kita sayangi. Apalagi lebaran nanti dijalankan tanpa sungkem, tanpa makan opor bareng-bareng, duh beneran sedih banget.
Betah banget saat nonton TVC yang full versionnya sudah ada di Youtube IM3 Ooredoo, apalagi dengan musik, dan suara ke 4 musisi juga enak didengar, saya sampai dihapalin liriknya. Kali ini IM3 Ooreoo membuat karya yang berbeda. Dimana untuk pertama kalinya, seluruh proses pembuatan iklan IM3 Ooredoo dibuat dari rumah. Dari mulai talent, musik, kru produksi hingga materi komunikasi, semuanya dilakukan secara remote, karena untuk bisa mematuhi aturan Physicall Distancing. 4 musisi tanah air seperti Baskara Putra (Hindia), Kunto Aji, Sal Priadi dan Yura Yunita yang memiliki karakter suara yang khas dan berkarakter ini, juga melakukan syuting di rumah saja. Dengan mengandalkan kuota dan koneksi, semua komunikasi selama proses produksi dilakukan melalui platform chat, video call, dan email.
Ramai Sepi Bersama dihadirkan untuk melengkapi kampanye ramadan, tentu saja ini menjadikan inspirasi buat kita semua yang menonton, sekaligus pengguna IM3 Ooredoo, bahwa adanya pademi ini tidak menghalangi kita semua untuk terus berkarya dan berkolaborasi dalam menciptakan karya positif di rumah aja. Lagu Ramai Sepi bersama menjadi penyemangat buat saya juga, biarpun sepi sendiri, bukan berarti bersedih terus, banyak hal bisa dilakukan. Dan tentunya menjadi pengingat buat kita semua, apapun yang terjadi, tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi.
Aktivitas selama ramadan
Ramadan tahun ini saya terpisah jauh dari suami dan anak-anak. Suami di Jawa Timur, anak-anak di Jawa Barat dan saya di Jakarta. Awalnya saya tidak akan kembali ke Jakarta, karena memang sudah work from home. Tapi ternyata ada beberapa pekerjaan yang tidak bisa dilakukan di rumah aja, dan mengharuskan saya datang dan cek semuanya sendiri. Terutama berurusan dengan dokumen, hingga urusan THR lebaran nanti. Saya punya tanggung jawab yang tidak bisa dilepas begitu saja.
Akhirnya minggu lalu saya mendapat izin dari suami untuk menyelesaikan pekerjaan di Jakarta. Setelah sampai ke Jakarta, saya memulai semuanya sendiri seperti biasa. Awalnya biasa saja, karena sudah 6 bulan lebih di Jakarta merantau sendirian juga. Tapi ketika masuk bulan ramadan, mulai terasa berbeda, sedih dan kesepian. Pertama kali sahur ga nafsu makan, dan sepi banget. Langsung video callan sama Ibu dan suami, mereka menguatkan saya. Saat menulis ini pun saya menangis, karena sedang rindu puasa sama keluarga.
Tapi jadi teringat lagi, bahwa saya tidak sendiri menjalankan ramadan yang berbeda di tahun ini. Tentu sajsa harus kuat dan semangat dalam menjalan ramadan. Insya Allah semua ini segera berlalu, dan bisa hidup kembali normal. Bertemu teman di kantor, dan melepaskan rindu dengan keluarga. Dengan kuota dan jaringan dari IM3 Ooredoo, saya bisa melakukan aktivitas selama ramadan, yang bahkan membuat saya banyak belajar hal baru, mulai dari:
1. Meeting dan kerja di rumah
Biarpun saya kerja freelance, tapi biasanya seminggu 3 kali ngantor juga. Karena lagi PSBB, jadi saat pulang ke Jakarta, tetap kerja di rumah. Semua berkas yang harus dikerjakan di kirimkan orang kantor ke rumah. Meeting sama bos saja semuanya online. Disinilah serunya, karena ternyata tidak semua paham bagaimana melakukan meeting online. Jadi harus sabar ngajarin orang-orang caranya pakai Google Hangout atau Zoom. Kalau meeting ber 4 sih paling enak udah pakai Whatsaap aja.
Kalau kerja sama teman-teman yang di bidang digital, memang sudah biasa. Jadi saat saya ada di luar kota bulan lalu, tektokan kerjaan dilakukan melalui chat, email, hingga meeting online. Alhamdulillah lancar banget semua kerjaan.
2. Berkarya di rumah
Selain bekerja, aktivitas ramadan saya dilakukan dengan berkarya di rumah. Selain ngeblog saya mulai mengisi waktu dengan membuat souvenir pernikahan. Lumayan deh buat stock nanti, kalau pademi sudah berlalu, bisa saya jual lagi buat nambahin uang dapur 😍😍.
membuat konten di blog, dan beberapa konten kantor semua saya lakukan di rumah. Makanan yang akan di foto dikirim ke rumah juga. Kan lagi jaga jarak juga. Jadi lebih baik saya kerjakan sendiri di rumah, biarpun tanpa model.
3. Dengerin musik dan nonton drama Korea
Kalau kerjaan lagi selow banget, biasanya saya habiskan waktu di rumah dengan dengerin musik dan nonton drama Korea. Lagi banyak yang rame juga dramanya. Jadi sayang banget kalau terlewatkan. Sekarang ini saya lagi nonton drma A World of Married, Hospital Playlist, Find Me in Your memory, Rugal, Memorist dan The King: Eternal Monarch.
4. Ngabuburit di rumah aja
Biasanya ngabuburit itu sambil jalan-jalan sore juga, tapi sekarang cukup di rumah saja. Ngabuburit yang saya lakukan cukup dengan masak. Kalau sudah selesai, saya biasanya isi dengan tadarus atau baca buku saja.
5. Silaturahmi setiap hari
Selama ramadan, tidak ada yang lebih penting menjaga silaturahmi setiap hari. Biarpun terpisahkan jarak yang jauh, dan tidak bisa bertemu karena ada pademi. Bukan berarti tidak bisa komunikasi. Yang bisa saya lakukan adalah tetap terhubung dengan keluarga, terutama anak-anak yang membutuhkan kehadiran ibunya. Hampir setiap hari saya dan anak-anak komunikasi. Yang biasanya hanya 3 kali sehari, sekarang jadi 5 kali sehari, karena sekaligus membimbing mereka belajar.
Saya dan suami juga sama-sama berkomunikasi dengan anak kami, supaya anak-anak juga tidak sedih, karena orangtuanya tidak bisa pulang untuk saat ini. Setidaknya sampai lebaran nanti. Dan salah satu cara yang bisa dilakukan dengan selalu menjaga silaturahmi setiap hari.
Tapi jadi teringat lagi, bahwa saya tidak sendiri menjalankan ramadan yang berbeda di tahun ini. Tentu sajsa harus kuat dan semangat dalam menjalan ramadan. Insya Allah semua ini segera berlalu, dan bisa hidup kembali normal. Bertemu teman di kantor, dan melepaskan rindu dengan keluarga. Dengan kuota dan jaringan dari IM3 Ooredoo, saya bisa melakukan aktivitas selama ramadan, yang bahkan membuat saya banyak belajar hal baru, mulai dari:
1. Meeting dan kerja di rumah
Biarpun saya kerja freelance, tapi biasanya seminggu 3 kali ngantor juga. Karena lagi PSBB, jadi saat pulang ke Jakarta, tetap kerja di rumah. Semua berkas yang harus dikerjakan di kirimkan orang kantor ke rumah. Meeting sama bos saja semuanya online. Disinilah serunya, karena ternyata tidak semua paham bagaimana melakukan meeting online. Jadi harus sabar ngajarin orang-orang caranya pakai Google Hangout atau Zoom. Kalau meeting ber 4 sih paling enak udah pakai Whatsaap aja.
Kalau kerja sama teman-teman yang di bidang digital, memang sudah biasa. Jadi saat saya ada di luar kota bulan lalu, tektokan kerjaan dilakukan melalui chat, email, hingga meeting online. Alhamdulillah lancar banget semua kerjaan.
2. Berkarya di rumah
Selain bekerja, aktivitas ramadan saya dilakukan dengan berkarya di rumah. Selain ngeblog saya mulai mengisi waktu dengan membuat souvenir pernikahan. Lumayan deh buat stock nanti, kalau pademi sudah berlalu, bisa saya jual lagi buat nambahin uang dapur 😍😍.
membuat konten di blog, dan beberapa konten kantor semua saya lakukan di rumah. Makanan yang akan di foto dikirim ke rumah juga. Kan lagi jaga jarak juga. Jadi lebih baik saya kerjakan sendiri di rumah, biarpun tanpa model.
3. Dengerin musik dan nonton drama Korea
Kalau kerjaan lagi selow banget, biasanya saya habiskan waktu di rumah dengan dengerin musik dan nonton drama Korea. Lagi banyak yang rame juga dramanya. Jadi sayang banget kalau terlewatkan. Sekarang ini saya lagi nonton drma A World of Married, Hospital Playlist, Find Me in Your memory, Rugal, Memorist dan The King: Eternal Monarch.
4. Ngabuburit di rumah aja
Biasanya ngabuburit itu sambil jalan-jalan sore juga, tapi sekarang cukup di rumah saja. Ngabuburit yang saya lakukan cukup dengan masak. Kalau sudah selesai, saya biasanya isi dengan tadarus atau baca buku saja.
5. Silaturahmi setiap hari
Selama ramadan, tidak ada yang lebih penting menjaga silaturahmi setiap hari. Biarpun terpisahkan jarak yang jauh, dan tidak bisa bertemu karena ada pademi. Bukan berarti tidak bisa komunikasi. Yang bisa saya lakukan adalah tetap terhubung dengan keluarga, terutama anak-anak yang membutuhkan kehadiran ibunya. Hampir setiap hari saya dan anak-anak komunikasi. Yang biasanya hanya 3 kali sehari, sekarang jadi 5 kali sehari, karena sekaligus membimbing mereka belajar.
Saya dan suami juga sama-sama berkomunikasi dengan anak kami, supaya anak-anak juga tidak sedih, karena orangtuanya tidak bisa pulang untuk saat ini. Setidaknya sampai lebaran nanti. Dan salah satu cara yang bisa dilakukan dengan selalu menjaga silaturahmi setiap hari.
#SilaturahmiSetiaphari dengan Freedom Kuota Harian
Ditengah pademi ini, salah satu upaya pencegahan penyebaran adalah dengan melakukan physical distancing. Itu juga yang harus kita lakukan semua. Jauh dari keluarga dan teman memang sedih. Apalagi kalau setiap hari selalu ketemu. dan sekarang harus berjauhan. Dan ini yang menginspirasi IM3 Ooredoo dengan membantun kampanye ramadan yang bertajuk "tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi".
Dengan hadirnya kampanye ini, tentu saja memberikan semangat kepada kita semua untuk bisa silaturahmi setiap hari. Apapun yang terjadi saat ini, kita masih bisa silaturahmi selama ramadan, supaya bisa semakin mendekatkan diri dengan keluarga tercinta. Seberapa jauh jaraknya, komunikasi dengan chat, video call tetap akan terasa dekat.
Untuk menjaga silaturahmi setiap hari dan mendukung aktivitas internet harian, hadir dukungan paket Freedom Kuota Harian dari IM3 Ooredoo. Dengan paket terbaru ini, ada banyak keuntungan yang bisa dirasakan, terutama buat silaturahmi sama keluarga dan aktivitas harian, seperti:
- Freedom Kuota Harian memberikan kuota dengan harga yang lebih terjangkau untuk digunakan internetan selama 24 jam (di semua jaringan).
- #Tanpakhawatir, karena selalu ada kuota setiap harinya. Dengan benefit kuota utama 1GB per hari.
- Dilengkapi dengan fitur Pulsa Safe yang membuat internetan setiap hari lebih nyaman dan pulsa tetap aman meski kuota utama sudah habis digunakan.
- IM3 Ooredoo melawan Covid-19. Setiap pembelian paket Freedom Kuota Harian dan Paket Obrol, IM3 Ooredoo akan mendonasikan 2000 untuk penanganan Covid-19.
Untuk paketnya ada yang berapa saja ya? Tenang ada banyak pilihan masa aktif juga. Mulai dari :
- Harga 19.900 sudah dapetin kuota 7GB dengan masa aktif 7 hari.
- Bisa pilih juga 39.900 sudah dapetin kuota 14GB dengan masa aktif 14 hari.
- Dan 74.900 sudah dapetin kuota 28GB dengan masa aktif 28 hari.
Dengan begitu pelanggan bisa menikmati kuota harian 1GB per hari, tak perlu khawatir pulsa terpotong juga. Freedom Kuota Harian tentunya bisa membantu aktivitas selama ramadan, biarpun sedang di rumah saja. Dengan memilih kuota harian dengan kuota 7GB saja, sudah bisa melakukan meeting, video call sama keluarga dan teman, buat konten di sosial media, ikut kajian online hingga aktivitas internet lainnya yang dilakukan selama ramadan.
Dengan membeli paket Freedom Kuota Harian keuntungannya juga berlipat, dari mulai harga yang jauh lebih terjangkau, bisa silaturahmi setiap hari, melakukan aktivitas berinternet selama ramadan, hingga ikut berdonasi juga. Untuk bisa membeli paket Freedom Kuota Harian juga cukup mudah, bisa langsung cek MyIM3 atau ketik *123#.
IM3 Ooredoo mendukung kita dalam menjaga #SilaturahmiSetiapHari dengan orang yang disayang atau mendukung aktivitas internet harian yang dijalani dengan menghadirkan paket Freedom Kuota Harian.
Jangan sedih dan tetap semangat. Apapun yang sedang dihadapi saat ini, ramadan harus disambut dengan bahagia. Silaturahmi jangan sampai luntur, tetap harus dilakukan. Sekarang kita sambut ramadan dengan berbeda. Buka dan sahur bisa tetap dilakukan secara online. Aktivitas ramadan tetap bisa dilakukan di rumah saja. Yang penting kita selalu ikuti aturan pemerintah, diam di rumah, jaga kesehatan dan kebersihan. Dan tidak lupa untuk tetap menjaga silaturhmi setiap hari. Semoga pademi ini cepat berlalu. Amin.
Aktivitas teman-teman selama ramadan ngapain aja nih?
Aktivitas teman-teman selama ramadan ngapain aja nih?








0 comments:
Post a Comment