[Lifestyle] Tak terasa sebentar lagi usia 34 tahun. Banyak hal yang telah dilalui, dari susah, sedih dan senang. Banyak pengalaman hidup yang berarti, ditinggal sosok seorang ayah untuk selamanya, hingga mengalami keadaan dengan kondisi paling terbawah. Sampai akhirnya roda kehidupan berputar, dan bisa mengembalikan keadaan. Biarpun kehidupan selalu naik turun, tidak membuat saya bersedih, karena selalu ingat nasihat ayah untuk selalu bahagia saat susah maupun senang. Dan menjalani hidup apa adanya menjadi salah satu kunci bahagia saya selama ini, tentunya tanpa syarat ketentuan.
5 kunci bahagia
Menjalani hidup apa adanya, bisa membuat kita semakin memahami makna kehidupan. Tak perlu banyak pencitraan hanya untuk disukai orang lain. Sebagai manusia saya tidaklah sempurna, banyak sekali kekurangan. Pernah mengalami dibenci orang, diselingkuhi pacar, dihina orang, termasuk dicampakkan. Patah hati? Tentu saja, tapi hanya sebentar saja. Setelah shalat dan dzikir bisa kembali tenang dan bahagia, serta dijadikan bahan intropeksi diri. Karena sebagai manusia kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Yang penting saya selalu berusaha hidup tanpa kepura-puraan, menjadi diri sendiri dan tanpa tedeng aling-aling.
Selama menjalani kehidupan, tentu banyak sekali pelajaran hidup yang sudah didapatkan. Dan saya berterima kasih kepada semua orang yang selalu memberikan kesempatan belajar, kesempatan mengenal banyak hal, kesempatan untuk berbagi ilmu, hingga kesempatan bekerja kepada saya. Ini yang membuat saya selalu bahagia, karena ada banyak orang yang selalu mendukung, sekalipun dalam kondisi sedang kesulitan. Justru ini membuat saya untuk selalu semangat dan terus berkarya, menjaga kepercayaan dan mengerjakan semuanya tepat waktu.
Roda kehidupan akan berputar, kadang di atas kadang di bawah. Sebagai manusia tentu harus selalu bersyukur sekecil apapun yang kita dapatkan, tentunya tanpa mengeluh dan tanpa tedeng aling-aling. Selama menjalani hidup ini saya berusaha menjadi manusia yang apa adanya, termasuk dalam sikap dan perilaku, tanpa berlebihan, serta bisa berteman dengan apa adanya. Karena kita tidak bisa memaksa orang lain untuk menyukai diri kita. Dan hidup seperti ini, membuat saya bahagia, simpel dan tenang. Sebenarnya ada 5 kunci bahagia yang akan membuat saya semangat dan terus berkarya dalam menjalani kehidupan, seperti:
- Beribadah dengan khusu dan semakin mendekatkan diri dengan Sang Pencipta, memohon perlindungan, kesehatan dan ketenangan hati.
- Bersedekah, sekalipun tidak banyak uang, selalu berusaha untuk berbagi. Karena dengan bersedekah hidup terasa lebih tentram dan bahagia.
- Selalu bersyukur dan tersenyum. Sesulit apapun cobaan yang dihadapi, besar kecil rezeki yang didapatkan. Jangan lupa bersyukur dan tersenyum untuk mencapai kebahagiaan.
- Tidak iri hati dan berlebihan. Tentu saja kita semua sudah tahu, yang berlebihan itu tidak baik. Kita hidup sewarjarnya saja. Dan jangan sekalipun kita iri dengan apa yang didapatkan orang lain, karena setiap manusia sudah memiliki rezekinya masing-masing.
- Menjalani hidup apa adanya. Dengan begini kita bisa menjadi diri sendiri, tak perlu mengikuti gaya hidup orang lain. Justru menjadi diri sendiri dan menjalani hidup apa adanya, orang lain akan lebih nyaman berteman dan dekat dengan kita.
5 kunci ini yang selalu almarhum Bapak ajarkan kepada saya sejak dulu. Hidup itu harus dijalani dengan jujur, tanpa kepura-puraan, tanpa modus dan tanpa basa basi, justru membuat diri menjadi lebih nyaman. Begitupun dengan orang yang dekat dengan kita. Jadi ingat ketika dekat dengan suami, sosoknya ini terlalu banyak basa basi, pake ngomong nganterin mamanya segala dan anter makanan 😂😂.
Akhirnya tanpa basa basi saya tanya saja, "sering kesini suka ya ama aku?" Eh bener langsung diajak jadian dan tunangan. Jujur ya, kalau soal perasaan itu ga usah banyak basa basi. Daripada rugi sendiri. Udah jalan sama yang lain baru menyesal 😂😂. Sesederhana itu kok mengungkapkan perasaan, jujur dengan hati. Justru akan terasa berat kalau terlalu banyak basa basi. Perempuankan butuh kepastian, eaaah.
Menjalani hidup dengan 5 kunci bahagia akan membawa keberkahan. Termasuk dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mau share 4 hal yang saya jalani dan membuat bahagia. Biarpun selalu dikritik banyak orang. Alhamdulillah saya tetap tenang mendengarnya.
Akhirnya tanpa basa basi saya tanya saja, "sering kesini suka ya ama aku?" Eh bener langsung diajak jadian dan tunangan. Jujur ya, kalau soal perasaan itu ga usah banyak basa basi. Daripada rugi sendiri. Udah jalan sama yang lain baru menyesal 😂😂. Sesederhana itu kok mengungkapkan perasaan, jujur dengan hati. Justru akan terasa berat kalau terlalu banyak basa basi. Perempuankan butuh kepastian, eaaah.
Menjalani hidup dengan 5 kunci bahagia akan membawa keberkahan. Termasuk dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mau share 4 hal yang saya jalani dan membuat bahagia. Biarpun selalu dikritik banyak orang. Alhamdulillah saya tetap tenang mendengarnya.
Dalam hal penampilan banyak banget kritikan orang. Soalnya saya ingin menunjukkan diri apa adanya, kan yang penting nyaman saat digunakan. Saya sebenarnya paling suka pakai kaos, lebih santai. Tapi ternyata banyak dikritik banyak orang. Awalnya saya pikir itu sebagai tanda perhatian, oklah saya mencoba untuk mengubah penampilan. Tapi nyatanya berakhir dengan kekecewaan.
Dari dulu saya berteman dengan orang-orang yang ga pernah ngikutin fashion yang lagi hits. Ya namanya juga masih dibeliin orangtua. Bersyukur aja udah pakai baju yang rapih dan bersih. Yang penting jangan sampai lepas hijab. Sampai sekarang saya justru malu kalau keluar rumah atau di media sosial ga pakai hijab. Bukan malu sama manusia, tapi malu dan takut sama Allah SWT.
Saat sudah di Jakarta dan punya uang sendiri, ga bisa saya ngikutin gaya hidup dan mengubah penampilan untuk orang lain, justru membuat saya tidak nyaman. Lebih baik memilih untuk menjauh saja, daripada keuangan rumah tangga jadi rusak demi gaya hidup. Kan kita sebagai manusia, tidak bisa menyenangkan semua orang.
Dari dulu saya berteman dengan orang-orang yang ga pernah ngikutin fashion yang lagi hits. Ya namanya juga masih dibeliin orangtua. Bersyukur aja udah pakai baju yang rapih dan bersih. Yang penting jangan sampai lepas hijab. Sampai sekarang saya justru malu kalau keluar rumah atau di media sosial ga pakai hijab. Bukan malu sama manusia, tapi malu dan takut sama Allah SWT.
Saat sudah di Jakarta dan punya uang sendiri, ga bisa saya ngikutin gaya hidup dan mengubah penampilan untuk orang lain, justru membuat saya tidak nyaman. Lebih baik memilih untuk menjauh saja, daripada keuangan rumah tangga jadi rusak demi gaya hidup. Kan kita sebagai manusia, tidak bisa menyenangkan semua orang.
Saya termasuk tipe orang yang santai banget dalam hal penampilan, yang penting masih terlihat sopan, enak dipandang (bersih dan rapih) dan nyaman saat digunakan. Biarpun untuk orang lain dilihatnya enggak banget. Jadikan saja kritikan itu sebagai tanda cinta. Kalau memang baik ya bisa intropeksi diri, tapi kalau mengharuskan kita bisa mengikuti gaya mereka, biarkan saja. Karena kalau selalu mengikuti gaya hidup orang lain, justru bisa merusak diri sendiri dan merusak isi dompet. Jadi apa adanya saja, karena itu diri kita yang menjalani, bukan orang lain. Kalau di rumah saya paling suka dasteran dan kaosan saja. Kekantor seminggu 3 kali juga, pakenya pakaian santai, karena diperbolehkan pake pakaian bebas.
Pekerjaan
Di era digital seperti sekarang ini banyak peluang menambah penghasilan dan kerja di rumah atau biasa disebut remote. Saya sekarang paling suka jadi freelance, karena ternyata berdiam lama di kantor, justru membuat saya tidak bisa berkembang dan berkarya. Dari dulu sukanya kerja di lapangan, makanya saya suka ketika punya WO bantunikahan, ide itu banyak yang bisa dikasih ke calon pengantin.
Sebenarnya dari dulu pengen jadi PNS. Dari kanan kiri dan keluarga juga nyuruhnya daftar PNS, tapi ya gimana lagi, selalu saja gagal, mungkin bukan rezeki saya disitu, ga bisa dong dipaksain. Jadi waktu itu saya memilih kerja di perusahaan swasta, karena sudah terlalu lelah dengan kemacetan jalanan, saya memilih resign dan jadi freelance.
Saya paling tidak bisa bekerja setengah hati, dan apa yang dikerjakan membuat tidak nyaman, biarpun gaji dan karirnya jelas. Kalau setengah hati, malah jadi ga berkah juga buat saya. Jujur ya, tanpa kepura-puraan saya lebih suka menjadi freelance, bisa sambil ngurus keluarga, bisa travelling kapan saja dan bisa ikut kegiatan lainnya. Apalagi saya ingin bekerja sesuai kemampuan diri sendiri dan ada rasa nyaman. Sampai akhirnya kini kerja di beberapa tempat, yang penting punya penghasilan, bisa mengembangkan kreativitas dan terus berkarya.
Saya paling tidak bisa bekerja setengah hati, dan apa yang dikerjakan membuat tidak nyaman, biarpun gaji dan karirnya jelas. Kalau setengah hati, malah jadi ga berkah juga buat saya. Jujur ya, tanpa kepura-puraan saya lebih suka menjadi freelance, bisa sambil ngurus keluarga, bisa travelling kapan saja dan bisa ikut kegiatan lainnya. Apalagi saya ingin bekerja sesuai kemampuan diri sendiri dan ada rasa nyaman. Sampai akhirnya kini kerja di beberapa tempat, yang penting punya penghasilan, bisa mengembangkan kreativitas dan terus berkarya.
Berteman apa adanya
Berteman itu jangan penuh kepalsuan dan berpura-pura. Apalagi dekat kalau ada maunya saja dan memanfaatkan teman. Giliran butuh deketin, giliran lagi sama genknya memilih menjauhi dan terlihat seperti gamau kenal. Saya paling tidak mau seperti itu. Saya termasuk tidak pilih-pilih teman, biarpun banyak yang bilang wajah saya jutek 😂😂.
Padahal saya mau banget berteman dengan siapapun, dan bisa sharing banyak hal. Ada yang ngajak temenan senang sekali, ada yang ngajak curhat juga pasti saya dengerin. Yang penting bisa menerima saya apa adanya sebagai seorang teman. Karena saya termasuk yang paling susah diajak nongkrong loh, sekalinya nongkrong di luar tuh pasti ada kerjaan atau meeting. Kebanyakan kalau ngumpul lebih nyaman di rumah aja. Saya lebih suka jujur apa adanya, ga perlu malu, daripada banyak pura-pura, malah nyelakain diri sendiri.
Padahal saya mau banget berteman dengan siapapun, dan bisa sharing banyak hal. Ada yang ngajak temenan senang sekali, ada yang ngajak curhat juga pasti saya dengerin. Yang penting bisa menerima saya apa adanya sebagai seorang teman. Karena saya termasuk yang paling susah diajak nongkrong loh, sekalinya nongkrong di luar tuh pasti ada kerjaan atau meeting. Kebanyakan kalau ngumpul lebih nyaman di rumah aja. Saya lebih suka jujur apa adanya, ga perlu malu, daripada banyak pura-pura, malah nyelakain diri sendiri.
Misal pura-pura banyak uang, biar masuk kelompok mereka, dan maksain lagi ikut travelling, padahal buat makan aja masih bingung, akhirnya berhutang demi ngikutin gaya hidup. Duuh jangan sampai seperti itu. Berteman tuh apa adanya saja, jujur dan simpel, justru teman akan lebih menghargai kita. Selama ini teman-teman saya sudah tahu kondisi saya seperti apa, saat susah ada banyak teman yang selalu menolong. Makanya selalu setia berteman sampai sekarang, biarpun kami berpisah jauh.
Berkarya di Blog dan sosial media
Bagi saya berkarya di blog dan sosial media membawa dampak positif dalam kehidupan saya. Disini saya menemukan pekerjaan baru yang tidak pernah saya sangka sebelumnya. Berawal dari blog karena hobi menulis, dan akhirnya bisa belajar membuat konten foto dan video. Bahkan bonusnya adalah menghasilkan dan dapat kerjaan. Saya syukuri sekali apa yang saya dapatkan selama ini. Termasuk mensyukuri biarpun followers sedikit banget. Pernah ada dorongan supaya beli followers saja. Tentu saja saya menolak. Karena berkarya di blog dan sosial media menjadi satu ibadah juga, harus dijalani apa adanya, tanpa tedeng aling-aling, tanpa tipu-tipu dan tanpa followers palsu. Karena kalau sampai beli followers justru hidupku bisa makin ga berkah.
Maka dari itu cukup jadi diri sendiri, mau dapat like komen sedikit ataupun banyak terima dengan ikhlas, kalau ada kerjaan di sosmed kan bisa pakai iklan dan ikutan IW hehe. Karena bagi saya ngeblog sudah menjadi hobi dan melalui sosial media saya bisa memperkenalkan karya-karya yang saya buat tanpa kepura-puraan. Tak perlu memikirkan like banyak, yang penting bisa jadi diri sendiri dan apa adanya, tanpa tipu-tipu dengan gaya hidup penuh kepalsuan. Soal rezeki semuanya sudah diatur sama Sang Pencipta kehidupan. Ga perlu ingin terlihat wah dan sempurna, tapi ternyata di balik itu ada kesedihan, tertekan dan membuat diri tidak bahagia. Buatlah karya di sosial media dan blog dengan apa adanya, tanpa tipu-tipu dan tanpa followers palsu.
Menjalani hidup apa adanya tanpa syarat ketentuan bersama IM3 Ooredoo
Ngomongin tentang menjalani hidup apa adanya, jadi ingat banget dengan video di atas. Dimana IM3 Ooredoo mengajak kita semua sebagai generasi muda untuk berani menjalani hidup apa adanya, terus berkarya dan berekspresi tanpa kepura-puraan, tanpa modus, tanpa tipu-tipu, tanpa followers palsu, serta tanpa tedeng aling-aling.
Pertama kali nonton video ini saya langsung suka banget, ngena banget di hati, ini seakan mengingatkan kita sebagai generasi muda untuk berani jujur, terus berkarya tanpa kepura-puraan, dan menjadi diri sendiri apa adanya. Karena terlalu banyak pencitraan malah jadinya ga bagus juga. Jangan sampai ingin mengikuti gaya hidup orang lain, malah membuat kita penuh kepalsuan. Lebih baik jalani hidup apa adanya saja, jauh lebih santai dan bisa bikin bahagia.
Saat ini IM3 Ooredoo menghadirkan campaign terbarunya yang mengusung value simple Tanpa Syarat Ketentuan. Sebagai brand telekomunikasi, IM3 Ooredoo juga menghadirkan lini produk yang simpel dan tanpa syarat ketentuan seperti Freedom Internet. Selama ini, untuk kegiatan sehari-hari dalam membuat konten di blog dan sosial media, maupun bekerja pasti memilih menggunakan paket Freedom Internet yang bebas khawatir dan tanpa syarat ketentuan.
Dengan Freedom Internet bisa dapat kuota utama 100%, tanpa ada kuota yang terbagi lagi, apalagi kuota malam. Dengan adanya pulsa safe, internetan jadi bebas khawatir, ga bikin pulsa kamu terpotong walaupun kuota habis. Inilah yang membuat saya bebas berkarya tanpa rasa khawatir dan bisa menjalani hidup apa adana tanpa syarat ketentuan bersama IM3 Ooredoo.
Tak perlu malu dan takut dengan kondisi dan keadaan kita seperti apa, karena yang menjalani adalah kita bukan orang lain. Jujur dan simpel untuk bisa menikmati hidup dengan cara yang menyenangkan. Karena kunci bahagia menjalani hidup apa adanya ada dalam diri kita. Kita jalani sendiri dan tetaplah jadi diri sendiri tanpa kepura-puraan dan tanpa tipu-tipu. Yakinlah dengan kemampuan diri, percaya diri dan jalani hidup tanpa rasa takut serta bebas khawatir tanpa syarat ketentuan.








0 comments:
Post a Comment